Kamis, 31 Agustus 2017

Terimakasih, Sayang

Hei tuan dengan perawakan unik, tuan yang memiliki alis dan mata yang indah. Ku kagumi pembentuk wajahmu, sungguh kau lebih cantik menjadi wanita, hehe..

Sayang, terimakasih telah menjadi bagian dari hidupku, kau memiliki halaman dan peran sendiri di lemba cerita hidupku.
Terimakasih, sayang telah membuatku mengerti apa arti sayang itu, arti cinta itu.
Terimakasih selama ini kau telah membuatku menjadi manusia yang seolah-olah paling di maui
Terimakasih telah kau beri kasih sayang dan cinta mu yang besar kepadaku
Kau buat aku merasa begitu seperti Putri Impian-mu. 

Maaf, aku yang menjadi besar kepala akan kecintaanmu kepadaku. 
Maaf.. aku menjadi acuh tak acuh terhadap perasaanmu yang lembut itu
Tapi, sungguh akupun dulu begitu.. begitu sangat mau kepadamu bahkan sekarang rasa itu masih tersisa.
Hei, Tuan jangan salah presepsi, tak mungkin kamu yang menjadi bagian hari-hariku selama setahun lebih itu begitu cepat ku lupakan.
Masih jelas teringat bagaimana kau menyayangiku dengan sikap manjamu itu, atau kau sedang tebakar api cemburu dengan gelagat amarahmu itu..
Terus semangat, sayang. Kejar cita-cita masa depanmu, aku mendukungmu dari sini. 
Datanglah kepadaku lagi,kalau kau mau, kalau kau telah menjadi manusia luar biasa menurut pendapatmu.




Untukmu yang selalu menjadikan ku Putri di Istanamu.

2 komentar: